Thursday, May 24, 2012
Saturday, May 19, 2012
Meriah..., 50 Agenda Kegiatan Sambut HJL
Lamongan, 20 Mei 2012
Bupati Lamongan (Fadeli) ikut memeriahkan kegiatan Futsal yang digelar di Lamongan Sport Center (LSC)
Pelaksanaan Hari Jadi
Lamongan (HJL) ke-443 tahun ini dipastikan bakal berlangsung lebih semarak.
Terlebih panitia sudah menyiapkan 50 agenda kegiatan. Diantaranya Kejuaraan
Panjat Tebing Piala Gubenur Jatim, Gowes selama dua hari jelajah budaya Lamongan,
juga pentas seni tradisional ludruk.
Ketua Umum Panitia
Pelaksanaan HJL Ke-443 Tahun 2012 Yuhronur Efendi menyebutkan peringatan HJL
tahun ini akan berlangsung lebih semarak karena banyaknya agenda yang
disiapkan. Terutama dengan ditambahnya agenda kompetisi olahraga. Termasuk
dengan pelaksanaan Futsal Bupati Cup Antar Kecamatan (Perangkat/Kades) Se-Lamongan
yang baru kali pertama dilaksanakan dan berlangsung sukses.
Untuk puncak HJL pada
tanggal 26 Mei, imbuh dia, agenda rutin juga akan masih dilangsungkan. Yakni
dengan dilaksanakannya upacara pembukaan selubung pataka di Gedung DPRD, disambung
dengan kirab pataka dan lambang daerah, dilanjutkan dengan pawai budaya
keliling Lamongan, kemudian ditutup Pasamuan Agung di Pendopo Lokatantra.
Keesokan harinya dilanjutkan dengan jalan sehat umum dan etalase seni dan
budaya Lamongan start jam 2 siang di depan Pendopo Loakatantra.
Sedangkan event
olahraga level Jawa Timur yang masuk dalam agenda HJL adalah Kejuaraan Panjat
Tebing Piala Gubenur Jatim yang dilangsungkan di Alun-alun Lamongan mulai 17
hingga 20 Mei. Khusus event ini, panitia sudah menyiapkan wall panjat yang baru
untuk peserta.
Kemudian untuk gowes
jelajah budaya mengenal Lamongan, Yuhronur menyebut event ini akan menjadi
tantangan tersendiri bagi para penggemar olahraga bersepada. Karena selain
berlangsung selama dua hari mulai 10 hingga 20 Mei, juga peserta diajak keliling
seluruh wilayah Lamongan. Rutenya mulai dari Lamongan, menyusuri wilayah
pantura di Brondong, kemudian Babat, masuk wilayah selatan di Ngimbang dan
kembali berakhir di Lamongan.
Dua pameran besar juga
masih aka nada di HJL. Yakni Pameran Pendidikan mulai 22 hingga 25 Mei di alun-alun.
Juga ada Pameran Industri Kecil Menengah pada 14 Juni hingga 23 Juni. Bahkan
panitia sudah menyiapkan event Lamongan Tempo Doloe yang menampilkan landscape
Lamongan tempo dulu dan disediakan bazaar makanan tradisional Lamongan
Label:
Berita Lamongan
Tuesday, May 15, 2012
DIKLAT CPNS KINI DILAKUKAN DI LEVEL KABUPATEN
Lamongan, 15 Mei 2012
Sejumlah CPNS sedang mengikuti diklat dasar mental di Sanggar Pramuka
Manggala Krida Loka, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Selama ini, kewajiban untuk mengikuti diklat bagi calon pegawai negeri
sipil (CPNS) hanya dilakukan sekali di tingkatan provinsi melalui program
Latihan Pra Jabatan (LPJ). Namun kini diklat tersebut juga dilaksanakan di
tingkat kabupaten. Sebanyak 899 PNS/CPNS angkatan tahun 2010-2011, kemarin
mengikuti diklat kesamaptaan atau diklat dasar mental di Sanggar Pramuka
Manggala Krida Loka, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Diklat PNS/CPNS lingkup Pemerintahan Kabupaten Lamongan tersebut dimulai
tanggal 9 mei sampai 12 juni 2012 yang dibagi dalam 9 tahap. Setiap tahapan
berjumlah 100 peserta dan wajib mengikutinya selama 2 hari (2 hari 1 malam).
Selama diklat peserta di asramakan di Sanggar Pramuka.
“Dari keseluruhan peserta, dari lingkup pendidikan sebanyak 242
orang, kesehatan 256 orang dan administrasi 391 orang,” ujar Kabid Pembinaan
Umum dan Kesamaptaan dari Satpol PP Lamongan Toha Ali saat menyampaikan
laporannya.
Selanjutnya peserta diklat akan diberikan materi kinerja PNS,
disiplin PNS, tata naskah dinas dan kelembagaan, penegakan perda,
penyelenggaraan trantibum dan linmas. Sementara untuk kegiatan fisik berupa PBB
(baris berbaris), latihan upacara bendera, dan sejumlah latihan fisik. “Mereka
akan dibina oleh Kodim, Garnisun, BKD, Bagian Organisasi dan Satpol PP,” kata
Toha.
“Setelah mengikuti diklat ini peserta diharapkan memiliki kepatuhan dan
ketaatan terhadap ketentuan disiplin bagi PNS pada umumnya dan disiplin di
lingkungan SKPD khususnya. Serta sigap, tangkas dalam menghadapi tantangan dan
menjunjung tinggi integritas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” kata
Bupati Lamongan Fadeli dalam sambutannya sekaligus membuka pelaksanaan diklat.
Dia menambahkan, kalau fisik serta mentalnya bisa dibentuk setidaknya
mereka akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Mampu berinovasi tinggi.
“Karena ide-ide kreatif tersebut sangat diperlukan dari tangan dingin saudara,”
pungkasnya. Sekkab Yuhronur Efendi juga sempat memaparkan materi kinerja
PNS.
Terkait asrama, panitia telah
menyiapkan aula yang cukup luas yang sudah ditata sedemikian rupa. Pada pembukaan
pertama diklat juga ditemui wanita hamil setidaknya 4 orang dari usia kehamilan
termuda yaitu 2 bulan sampai 9 bulan. Panitia mengaku, akan memperlakukan
secara khusus bagi wanita hamil. Bahkan bisa ditunda keikut-sertaannya pada
bulan-bulan mendatang.
Label:
Berita Lamongan
Saturday, May 12, 2012
BUMN BANTU PENINGKATAN INDUSTRI PERTANIAN
Lamongan, 12 Mei 2012
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 2011
sudah melakukan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K)
kepada sejumlah BUMN. Sosialisasi terkait program tersebut berlangsung di
Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, kemarin (10/5).
Sementara salah satu upaya Pemkab Lamongan terkait upaya
pemenuhan produksi beras nasional yaitu akan segera menuntaskan pembangunan New
Sembayat Barrage atau Bendung Gerak Sembayat yang
diperkirakan selesai pembangunannya di tahun 2015 mendatang. “Jika itu sudah
rampung maka alirannya bisa mengairi seluas 12.000 hektar sawah/tambak yang
dilalui sampai ke perbatasan Kabupaten Gresik,” kata Bupati Lamongan Fadeli dalam
sambutannya sekaligus membuka acara sosialisasi tersebut.
Bupati menjelaskan, ini merupakan bentuk-bentuk upaya dalam meningkatkan
produktifitas pertanian. Kalau itu bisa terjadi, kenaikan target pemenuhan
produksi pangan yang terus meningkat setiap tahunnya tidak akan terasa sulit.
Karena sektor pertanian memang sangat erat hubungannya dengan sektor pengairan
sebagai sarana pendukung. “Lamongan sebagai lumbung pangannya Jatim jangan
sampai produktifitasnya turun,” katanya.
Sosialisasi program GP3K sendiri yaitu lebih mengandalkan
intensifikasi, sekaligus pemanfaatan lahan-lahan yang ada, termasuk kawasan
kehutanan yang dapat ditanami padi. Intensifikasi lahan dalam GP3K memang logis
dilakukan, karena di pulau Jawa sudah tidak memungkinkan dilakukan
ekstensifikasi lahan seperti halnya di luar pulau Jawa.
“Dengan demikian, berbagai teknik ataupun terobosan harus
dilakukan, terutama menggenjot produktivitas tanaman pangan yang diusahakan,”
kata Sugito Siswoyo narasumber dari PT. Petrokiamia Gresik.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Lamongan
Aries Setiadi menambahkan, pengamanan produksi beras nasional sangat perlu
dilakukan dalam menghadapi kondisi iklim yang ekstrim. “Hal ini juga terkait
untuk mendukung pemerintah pada tahun 2014 dalam pencapaian surplus beras
sebesar 10 juta ton dan stok gabah dari beras nasional untuk ketahanan pangan
nasional,” tandasnya.
Dalam acara itu Bupati Fadeli secara langsung menyerahkan bantuan sebanyak
3 unit alat transportasi berupa Suzuki Shogun FL 125 SCD kepada petugas
penyuluh lapangan.
Label:
Berita Lamongan
Thursday, May 10, 2012
BUMDes, DARI DESA UNTUK DESA
Lamongan, 10 Mei 2012
Tiap desa wajib memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai roda
perekonomian desa, untuk melindungi jeratan
rentenir ketika warga harus meminjam uang. Hal itu diungkapan Sekkab Lamongan
Yuhronur Efendi ketika membuka acara Lokakarya BUMDes dan Unit Pengelola
Keuangan/ Unit Pengelola Keuangan dan Usaha (UPK/UPKu) di Ruang Sabhadyaksa Rabu
(8/5).
Selanjutnya dia mengharapkan agar BUMDes ini bisa menjadi salah satu
sumber pendapatan desa. Sehingga bisa membantu mendorong perkembangan ekonomi
desa, dan juga bisa menjadi dorongan bagi
gerakan membangun masyarakat desa. Harapan Yuhronur tersebut sesuai dengan
tujuan dikembangkannya UPK/UPKu di Lamongan.
Sementara diungkapkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas)
Heruwidi, tujuan dari UPK/UPKu adalah untuk meningkatkan ekonomi pedesaan dan
mengentaskan kemiskinan. “Jumlah UPKu di Lamongan sampai saat ini sudah
mencapai 119 unit. Dan dari modal awalnya yang sekitar Rp 7 miliyar,
lembaga keuangan pedesaan tersebut sudah berhasil memiliki asset hingga Rp 10
miliar, “ demikian kata dia.
Kemudian ditambahkan olehnya, BUMDes yang merupakan realisasi tindak
lanjut pengembangan UPK/UPKu itu diharapkan bisa mengoptimalkan sumber
pendapatan asli desa di Lamongan. “Hingga saat ini sudah dibuka sejumlah 109
unit BUMDes, “ ungkap dia.
Lokakarya yang diikuti oleh kepala
desa dan bendahara UPK/UPKu se kabupaten Lamongan ini menghadirkan pemateri
dari Bapemas Provinsi Jawa Timur Mohamad Yasin yang memberikan materi tentang
pengembangan UPK/UPKu dan BUMDes. Selain itu juga ada beberapa pemateri dari
Bappeda, Bagian Pemdes dan Inspektorat. Para peserta diberikan pula materi tata
cara pengurusan legalitas BUMDes yang disampaikan oleh seorang notaries.
Label:
Berita Lamongan
Friday, May 4, 2012
Kerudung……. kewajiban yang di Tinggalkan……..
Lamongan, 05 Mei 2012
Ada satu peribahasa pendek, sederhana, tetapi dalam artinya, yang berbunyi sebagai berikut: “Tak Kenal Maka Tak Sayang” Sesuai dengan peribahasa diatas, ada satu perintah Allah yang penting yang hampir tak dikenal atau dianggap enteng oleh umat Islam, yaitu keharusan wanita memakai kerudung kepala.
Keharusan kaum wanita memakai kerudung kepala tertera dalam surat An Nur ayat 31 yang cukup panjang, yang saya kutip satu baris saja, yang berbunyi sebagai berikut. : “Katakanlah kepada wanita yang beriman… … … . . Dan hendaklah mereka menutupkan kerudung kepalanya sampai kedadanya”… … . .
Dan seperti yang tercantum dalam surat Al Ahzab ayat 59 yang artinya sebagai berikut. : “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isteri engkau, anak-anak perempuan engkau dan isteri-isteri orang mu’min, supaya mereka menutup kepala dan badan mereka dengan jilbabnya supaya mereka dapat dikenal orang, maka tentulah mereka tidak diganggu (disakiti) oleh laki-laki yang jahat. Allah pengampun lagi pengasih”.
Perintah Allah diatas adalah jelas dan tegas yang wajib hukumnya bagi kaum wanita sebagaimana dinyatakan Allah pada pembukaan surat An Nur yaitu : “Inilah satu surah yang Kami turunkan kepada rasul dan Kami wajibkan menjalankan hukum-hukum syariat yang tersebut didalamnya. Dan Kami turunkan pula didalamnya keterangan-keterangan yang jelas, semoga kamu dapat mengingatnya”.
Dari bunyi ayat diatas jelaslah wanita yang tidak memakai kerudung telah melakukan dosa yang besar karena ingkar kepada hukum syariat Islam yang diwajibkan oleh Allah.
Perintah Allah diatas ditegaskan lagi oleh Nabi Muhammad S.A.W. dalam hadist beliau yang artinya : “Wahai Asma! Sesungguhnya seorang perempuan apabila sudah cukup umur, tidak boleh dilihat seluruh anggota tubuhnya, kecuali ini dan ini, sambil rasulullah menunjuk muka dan kedua tapak tangannya”.
Kalau begitu gambarannya, banyak sekali kaum wanita yang masuk neraka, cocok sekali dengan bunyi hadits dibawah ini, yang artinya sebagai berikut. : “Saya berdiri dimuka pintu soranga, tiba-tiba umumnya yang masuk ke soranga orang-orang miskin, sedangkan orang yang kaya-kaya masih tertahan, hanya saja bahagian mereka telah diperintahkan masuk neraka, dan aku berdiri di pintu neraka maka kebanyakan yang masuk neraka wanita.
Banyak kaum wanita yang masuk neraka, semata-mata karena didalam hidupnya tak mau memakai kerudung kepala atau Jilbab, didalam neraka akan mendapat siksaan yang berat sekali sebagai mana diceritakan Nabi Muhammad dalam hadits beliau yang artinya sebagai berikut. ; “Wanita yang akan digantung dengan rambutnya, sampai mendidih otak dikepalanya didalam neraka, ialah wanita-wanita yang memperlihatkan rambutnya kepada laki-laki yang bukan muhrimnya” Hadits diatas adalah bahagian akhir dari hadits nabi Muhammad yang cukup panjang, yang menceritakan berbagai macam siksa neraka yang diperlihatkan Allah waktu beliau pergi mikraj. Waktu beliau menceritakan nasib kaum wanita yang berat siksanya didalam neraka karena tak mau memakai kerudung kepala atau jilbab didalam hidupnya, beliau meneteskan air mata.
Begitulah Nabi Muhammad S.A.W. menangisi nasib kaum wanita dari ummatnya nanti di akherat, tetapi sekarang kalau kaum wanita Islam disuruh memakai kerudung kepala, banyak alasannya ada yang mengatakan fanatika agama, sudah kuno tidak cocok dengan zaman, panas dan lain sebagainya. Sikap kaum wanita di zaman sekarang sungguh bertolak belakang dengan sikap kaum wanita di zaman dahulu diwaktu ayat kerudung kepala itu turun, sebagaimana diceritakan oleh Aisyah, istri Nabi Muhammad S.A.W. berikut ini : “telah berkata Aisyah : Mudah-mudahan Allah memberi rahmat atas perempuan-perempuan Muhajirat yang dahulu. Diwaktu Allah menurunkan ayat kerudung itu, mereka koyak kain-kain berlukis mereka yang belum dijahit, lalu mreka jadikan kerudung”.
Sikap wanita Islam di Medinah pada waktu turunnya ayat kerudung itu, betul-betul cocok dengan seorang pribadi beriman, sebagai yang digambarkan Allah didalam Al Qur’an, yaitu jika mereka mendengar ayat-ayat Allah dibacakan, mereka lalu berkata :”Kami mendengar dan kami patuh(sami’na wa ‘atho’na)”.
Tetapi sekarang sikap sebagian wanita Islam, jika dibacakan ayat mengenai keharusan memamakai Jilbab, mereka berkata :”Kami mendengar tetapi kami ingkar. ” Kalau begitu sikap kaum wanita Islam terhadap ayat Jilbab ini, betul tidak cocok dengan pengakuannya kepada Allah didalam shalat yang berbunyi sebagai berikut:
“La syarikallahu wabidzalika ummirtu wa anna minal muslimin”.(dibaca saat takborotul ikhrom) Yang artinya ” Tiada syarikat bagi Engkau dan aku mengaku seorang muslimah”
Seorang wanita yang mengaku dirinya seorang muslimah, yaitu tunduk dan patuh kepada seluruh perintah Allah, harus berpakaian muslimah didalam hidupnya, yaitu terdiri dari jilbab dan pakaian yang menutup seluruh anggota tubuhnya, berlengan panjang sampai pergelangan tangannya dan memakai rok yang menutup sampai mata kakinya. Kalau mereka tidak berpakaian seperti diatas, mereka bukan disebut wanita muslimah, Ingat bukan disebut kaum muslimah, saya tegaskan lagi bukan muslimah. Jadi pengakuannya didalam shalat yang berbunyi :”Aku mengaku seorang muslimah” adalah kosong, dusta kepada Allah.
Seseorang yang bersumpah palsu saja dimuka pengadilan adalah berat hukumannya, apalagi seseorang yang berjanji palsu dihadapan Allah, tentu berat hukumannya didalam neraka, yaitu sampai digantung dengan rambutnya hingga mendidih otaknya.
Kaum wanita menyangka bahwa tidak memakai jilbab adalah dosa kecil, saya pernah megikuti pengajian yang diasuh Ust. Hari Moekti (mantan rocker era-1995) beliau mengatakan “wanita yang sudah baligh tidak memakai jilbab dan kerudung diluar rumah, hukumannya 50.000 tahun di neraka kecuali nenek2. Meskipun dalam keadaan terpaksa, tapi keterpaksaannya bisa menggugurkan dosa.”
MAKA UTAMAKANLAH APA-APA YANG ABADI DARI APA-APA YANG BINASATERIMA KASIH
Label:
Islam
DIANPINSAT, WADUK GONDANG 29-02 Mei 2012
Lamongan, 04 Mei 2012
Bersamaan dengan pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan
Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lamongan, Ketua Kwartir
Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga
melantik 468 Ketua Majelis Pembimbing Desa/Kelurahan (Mabisa/Kel) di bumi
perkemahan Waduk Gondang, Senin (30/1). Kegiatan itu dilaksanakan bersamaan
dengan pembukaan perkemahan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) di lokasi yang
sama.
Dilantik oleh Gus Ipul sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka
Lamongan periode 2010-2015 adalah Bupati Lamongan Fadeli. Dengan wakil ketuanya
Wabup Amar Saifudin, Sekretaris Kajari Dyah Retnowati Astuti, ketua harian
Ketua DPRD Makin Abbas dan anggota Mabicab adalah Kapolres AKBP Marsudianto dan
Dandim 0812 Letkol Inf Yudha Fitri.
Sementara jajaran pengurus Kwarcab periode 2012-2017 adalah Sekkab
Yuhronur Effendi sebagai ketuanya. Dilantik juga di kesempatan itu Lembaga
Pemeriksa Keuangan (LPK) Pramuka Lamongan yang diketuai Kepala Inspektorat
Ismunawan.
Gus Ipul menyatakan gerakan pramuka tidak ketinggalan jaman, karena
pramuka menghadirkan kegiatan-kegiatan yang baik dan kostruktif. Pramuka
mengajarkan masyarakat untuk mencintai sesama dan alam. Hal itu adalah
ajaran yang maju dan modern. Dia juga menyatakan pramuka berfungsi mengisi
kegiatan siswa antara sekolah dan rumah. Karena banyak hal-hal buruk bisa
terjadi diantara kegiatan sekolah dan dirumah. “Saat itu anak-anak tidak dalam
pengawasan guru maupun orang tua, “ ungkap Gus Ipul.
Dia juga menegaskan bahwa Pramuka bukan hanya milik pemerintah, gubernur,
bupati atau mereka yang berpakaian pramuka saja. Tapi lebih dari itu, pramuka
adalah milik rakyat. Selanjutnya kepada pengurus yang baru dilantik, Wakil
Gubernur Jawa Timur itu berharap agar mereka bisa menjadikan pramuka sesuai dengan
kondisi hari ini seperti dalam penggunaan teknologi.
Sedangkan Fadeli dalam sambutannya menyampaikan seiring dengan upaya untuk
terus mencapai prestasi yang lebih baik, Pramuka Lamongan beberapa tahun
terakhir telah mengukir berbagai prestasi yang sangat membanggakan. Pramuka
Lamongan terus bekerja keras dan tidak pernah ketinggalan untuk mengikuti
berbagai event penting.
“Jambore pramuka baik nasional maupun internasional selalu diikuti. Antara
lain jambore internasional di Inggris, India, Thailand maupun Singapura.
Terakhir mengikuti jambore pramuka se-dunia di Kristiandad, Swedia yang
diwakili anggota pramuka Gugus Depan (Gudep) Pondok Pesantren Al Ishlah
Paciran. Karena keaktifan dan prestasinya, sehingga Lamongan masuk 4 besar
Jatim sebagai Kwarcab tergiat, “ ungkap dia.
Pada tataran Kwarcab Pramuka Lamongan sendiri, Fadeli mengungkapkan ada
aktifitas dan kegiatan secara teratur, terprogram dan terencana yang telah
dilaksanakan. Seperti Dianpinsat yang dimulai kemarin dengan tujuan memberikan
pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan.
Kegiatan Dianpinsat tahun 2012 ini diikuti oleh 215 sangga dengan peserta
kurang lebih 2.150 orang anggota pramuka penegak dari SMA, SMK, MA se-Kabupaten
Lamongan. Dimana dalam Dianpinsat tahun ini diisi dengan unjuk terampil anggota
pramuka dari Gudep Pondok Pesantren Al-Ishlah Paciran. Berbagai
atraksi ditampilkan, diantaranya pencak silat dan marching band. Acara ditutup
dengan penyerahan tunas kelapa oleh salah satu anggota pramuka kepada Kakwarcab
Gerakan Pramuka Lamongan Yuhronur Efendi. Muhammad Suprapto
Label:
Berita Lamongan
Hardiknas, 1000 Siswa Memainkan Angklung
Lamongan, jum'at 04 Mei 2012
Sebanyak 1.000 anak-anak dari lembaga pendidikan SD/MI se-Kecamatan kota Lamongan unjuk kebolehan memainkan tiga lagu dengan
membunyikan musik angklung untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional
(Hardiknas) yang digelar di alun-alun Kabupaten Lamongan, Rabu (2/5). Lagu Suwe
Ora Jamu, Gemerlap dan Hymne Guru adalah judul tiga lagu yang dimainkan dengan
alat musik yang telah ditetapkan organisasi pendidikan,
ilmu pengetahuan dan kebudayaan dunia milik PBB, UNESCO tersebut sebagai
warisan budaya dunia (The Intangible Heritage).
Dibawah asuhan Rahardjo selaku Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan kota Lamongan dan dibawah konduktor Amin Khusnul Khotimah guru
dari SDN Jetis 3 Kecamatan Lamongan, tampil cukup apik dan rancak memainkan. “Lagu Gemerlap dinyanyikan oleh Amanda Farida Abdilah dari
SD Muhammadiyah. Sedangan Hymne guru dilantunkan oleh Fawas Azarah Safah Eranda
dari SDN Jetis 3,” ungkap Rahardjo, pencipta lagu Gemerlap yang merupakan
akronim dari gerakan membangun ekonomi rakyat Lamongan berbasis pedesaan itu.
Sementara itu dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhammad
Nuh yang dibacakan oleh Bupati Lamongan Fadeli, dia mengatakan peringatan
Hardiknas tahun ini patut disyukuri karena bidang kebudayaan telah kembali ke
“rumah besar” pendidikan setelah terpisah lebih dari sepuluh tahun. Kementerian
ini, lanjut dia terhitung sejak 20 Oktober 2011 lalu telah berubah menjadi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sebagaimana tertuang dalam
Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011, tentang Pembentukan dan Organisasi
Kementerian Negara.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, sejatinya kebudayaan memang tidak bisa
dipisahkan dari pendidikan. Demikian pula sebaliknya, pendidikan tidak bisa
dipisahkan dari kebudayaan. Ibarat dua keping mata uang, yang satu dengan
lainnya memiliki makna dan nilai yang sama; tidak bisa dipisahkan karena di
dalam proses pendidikan ada penanaman nilai-nilai budaya yang menyertainya.
“Sudah tentu tambahan amanah ini jangan diartikan sebagai beban, melainkan
sebagai kesempatan untuk menyempurnakan dalam pembangunan manusia Indonesia
seutuhnya,” katanya.
Dengan mengusung tema Bangkitnya Generasi Emas Indonesia, dia mengatakan
pada tahun 2010 sampai tahun 2035 harus melakukan investasi besar-besaran dalam
bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya menyiapkan generasi
2045, yaitu 100 tahun Indonesia merdeka. “Oleh karena itu, kita harus
menyiapkan akses seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa untuk memasuki dunia
pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai ke perguruan
tinggi. Tentu perluasan akses tersebut harus diikuti dengan peningkatan
kualitas pendidikan,” ujarnya.
Sedangkan saat tasyakuran Hardiknas di Gedung Handayani Dinas Pendidikan
setempat, Kadisdik Agus Suyanto menyampaikan akan menjaga komitmennya bersama
Bupati Lamongan untuk menggratiskan biaya sekolah siswa tidak mampu yang
diterima di sekolah dengan status Rintisan Sekolah Betaraf Internasional
(RSBI). Ditegaskan olehnya, dia telah menyiapkan kuota 20 persen untuk siswa
tidak mampu di sekolah RSBI. “Jika ada siswa tidak mampu yang mengikuti tes di
RSBI, maka biaya tesnya gratis. Demikian pula jika dia diterima di RSBI juga
akan digratiskan, “ pungkasnya. Seusai upacara, Fadeli menyematkan Satya
Lencana Pengabdian kepada 21 PNS di Lamongan yang masa bhaktinya diatas 10
tahun. (Muhammad Suprapto)
Label:
Berita Lamongan
Berita Lamongan 04/04/2012 : Pria Masih Enggan Ikut KB MOP
Meski target peserta program keluarga berencana (KB) baru di Lamongan
melampaui target, mencapai 118,69 persen, namun masih belum mampu mengatasi
keengganan kaum pria untuk mengikuti KB Metode Operasi Pria (MOP). Proporsinya
hanya mencapai 0,12 persen diantara enam metode KB
lainnya.
Diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPPKB) Lamongan
Hamdani Azahari melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni, peserta KB
baru tertinggi di Lamongan tahun 2011 lalu adalah dengan metode suntik,
mencapai 21.073 orang. Atau mencapai 48 persen dari keseluruhan capaian
peserta KB Baru.
Peserta KB suntik ini jauh diatas peserta KB metode MOP yang sebanyak 48
peserta. Sedangkan kaum hawa yang menjadi peserta KB baru metode MOW mencapai
516 orang.
Dia menyebut masih rendahnya kaum pria yang mengikuti KB jenis MOP ini
karena masih kurangnya pemahaman mengenai kontrasepsi pria. Untuk itu, lanjut
dia, kedepan akan terus diupayakan kemitraan dengan berbagai sektor seperti
dengan TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada
masyarakat.
Dia menyebut selama ini banyak rumor yang salah tentang alat kontrasepsi
KB dengan jenis MOP. Rumor yang salah itu sering menyamakan MOP dengan
dikebiri. Padahal antara ada perbedaan signifikan antara dikebiri dan alat
kontrasepsi dengan MOP. Dijelaskan olehnya, kebiri adalah pengangkatan testis.
Sementara MOP dilakukan dengan membuat satu atau dua sayatan kecil pada kulit scrotum
(kantung buah zakar), kemudian saluran keluarnya diikat sehingga ketika keluar
sudah tidak mengandung sperma lagi.
“Jadi dengan MOP produksi hormon testoteron pria tetap berjalan seperti
biasa. Sementara kebiri membuat laki-laki tidak bisa produksi sperma lagi.
Demikian pula MOP ini tidak menimbulkan impotensi. Semua fungsi kejantanan
laki-laki masih normal setelah lakukan metode MOP. Malahan dengan MOP ini akan
tunjukkan rasa sayang suami pada isteri karena mengambil alih tanggup jawab
isteri yang biasanya menggunakan alat kontrasepsi, ketika
pasangan sudah bersepakat untuk tidak memiliki anak lagi, “ terangnya.
Selanjutnya diungkapkan olehnya, dari target 37.215 peserta, tercapai
44.172 orang peserta. Capaian serupa juga terjadi untuk peserta KB aktif. Yakni
dari target 188.161 pemenuhan permintaan masyarakat (PPM), tercapai 234.915
PPM, atau mencapai 124,85 persen.
Lebih rinci disebutkannya, di tahun 2011, jumlah peserta KB baru
untuk metode IUD (Intra Uterine Device) mencapai 3.046 orang. Kemudian metode
kondom mencapai 1.629 orang, metode implant sebanyak 7.103 orang dan metode pil
mencapai 10.757 orang.
Tahun 2012 ini, BPPKB memperkirakan
permintaan masyarakat untuk menjadi peserta KB Baru di Lamongan bisa mencapai
36.849 orang.
Label:
Berita Lamongan
Friday, March 9, 2012
Penantian Bodoh.......
Kan ku utarakan kepadamu
Semua yang ada di hatiku
Aku mencintai kamu
Dengarkan janjiku
Kan ku sayangi kau sampai akhir dunia
Dan ku jadikan kamu wanita
Paling bahagia di seluruh dunia
Karena kamulah satu-satunya
Jadi terimalah oh cintaku
Jangan kau patahkan hatiku
Aku mencintai kamu
Dengarkan janjiku
Kan ku sayangi kau sampai akhir dunia
Dan ku jadikan kamu wanita
Paling bahagia di seluruh dunia
Karena kamulah satu-satunya
Kan ku sayangi kau sampai akhir dunia
Dan ku jadikan kamu wanita
Paling bahagia di seluruh dunia
Karena kamulah satu-satunya
Semua yang ada di hatiku
Aku mencintai kamu
Dengarkan janjiku
Kan ku sayangi kau sampai akhir dunia
Dan ku jadikan kamu wanita
Paling bahagia di seluruh dunia
Karena kamulah satu-satunya
Jadi terimalah oh cintaku
Jangan kau patahkan hatiku
Aku mencintai kamu
Dengarkan janjiku
Kan ku sayangi kau sampai akhir dunia
Dan ku jadikan kamu wanita
Paling bahagia di seluruh dunia
Karena kamulah satu-satunya
Kan ku sayangi kau sampai akhir dunia
Dan ku jadikan kamu wanita
Paling bahagia di seluruh dunia
Karena kamulah satu-satunya
Label:
Tentang Savrina
Tuesday, January 17, 2012
ESOK MENJADI MISTERY
Saat-saat ini tak terulang lagi
jadi ingatlah setiap lembar hari
yang telah sisakan kita berjuta cerita
dan telah selipkan kenangan yang berharga
Penuh kesalahan,
penuh kenaifan
sepenuh hati jalani semuanya
Reff:
Karena memang kita tak 'kan pernah tahu
apa yang akan terjadi nanti
biarlah yang kita tahu hanya bahwa
kita harus coba maknai hari ini
dan biar esok menjadi misteri
Kita tak 'kan pernah tahu
apa yang akan terjadi nanti
biarlah yang kita tahu hanya bahwa
kita harus coba maknai hari ini
dan biar esok menjadi
dan biar esok menjadi
dan biar esok menjadi
misteri...
Label:
Tentang Savrina
Subscribe to:
Posts (Atom)























